PERILAKU PERUSAHAAN DALAM ASPEK SUMBER DAYA MANUSIA (SDM)

PERILAKU PERUSAHAAN DALAM ASPEK SUMBER DAYA MANUSIA (SDM)

Sumber daya manusia (SDM) adalah seseorang atau manusia yang memiliki suatu kemampuan atau skill, dimana kemudian akan disalurkan kepada perusahaan-perusahaan yang sesuai dengan bidang keahliannya. Sumber Daya Manusia saat ini telah mengalami banyak sekali perkembangan, karena sekarang ini banyak sekali tempat-tempat yang menyediakan kursus untuk melatih dan mengembangkan suatu kemampuan atau skill, sehingga dapat diterima sesuai dengan bidang pekerjaanya, maka tidak heran banyak orang yang mencari tempat kursus, sehingga tempat-tempat kursus pelatihan pun sudah semakin banyak saat ini. Sebenarnya kemampuan atau skill telah dipelajari saat kita bersekolah, dimana kita dilatih untuk menjadi seseorang yang dapat dikatakan sebagai Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas tinggi sesuai dengan permintaan dan perilaku perusahaan.

Dalam sebuah perusahaan pun tentunya mencari SDM yang berkualitas tinggi agar perusahaannya dapat berkembang dan memberikan keuntungan yang banyak pada akhirnya. Tugas seorang HRD (Human Resources Development) dalam pemilihan atau me-manajemen Sumber Daya Manusia harus sesuai dengan kemampuan yang dimiliki oleh calon pegawai, sehingga pekerjaan dapat dilakukan secara efektif dan efisien, serta agar tidak terjadi kesalahan pada nantinya. Dalam suatu perusahaan salah satu hal yang sangat penting adalah manusia, karena dapat dibayangkan apabila suatu perusahaan tanpa adanya manusia, maka perusahaan tentu tidak akan dapat beroperasi, walaupun sekarang ini telah muncul banyak alat dan mesin-mesin yang sangat canggih, tetapi tetap saja bila tanpa adanya manusia yang menggerakkan mesin tersebut, maka mesin yang semula dikatakan sangat canggih sekalipun hanya dapat menjadi sebuah mesin yang tidak berguna. Oleh karena itu perusahaan tidak boleh memperlakukan manusia (pekerja) dengan semaunya dan memperlakukan seperti mesin.

Tenaga-tenaga yang telah diberikan oleh pekerja (manusia) harus dibayar dengan uang, atau yang biasa disebut dengan gaji. Namun agar pekerja lebih semangat lagi dalam melakukan pekerjaannya, maka biasanya perusahaan-perusahaan memberikan balas jasa atau penghargaan yang disebut sebagai kompensasi. Dengan kompensasi, maka pekerja-pekerja diberikan motivasi agar lebih baik lagi dalam bekerja dan menjadi pekerja yang berkualitas tinggi sesuai dengan tuntutan permintaan perusahaan. Selain kompensasi, untuk memberikan rasa aman dan keselamatan kepada pekerja, maka perusahaan juga memberikan asuransi, mobil jemputan dan beberapa tunjangan-tunjangan lainnya kepada pekerja.

Advertisements

Prestasi

Prestasi adalah sebuah kebanggaan untuk diri setiap orang karena telah melakukan sesuatu dengan kerja keras dan usaha yang maksimal sehingga dapat memuaskan dirinya sendiri, keluarga, teman maupun bagi negaranya sendiri.

Prestasi saya adalah pernah mendapat peringkat 5 besar dan 3 besar saat masih duduk dibangku sekolah (SMK), selain itu saya juga pernah menjabat sebagai FPK (Forum Perwakilan Kelas) saat kelas 3 SMK dan menjadi anggota organisasi kerohanian di kampus saya, dengan menjabat sebagai Humas untuk periode tahun 2008-2009. Selain humas, saya juga menjadi Sekretaris untuk periode tahun 2009-2010. Saat kegiatan kerohanian saya pernah menjadi seksi dokumentasi, serta menjadi Panitia Rohani Buddha di kegiatan PPSPPT (Pengenalan Program Studi dan Program Pendidikan Tinggi) tahun 2008 dan tahun 2009 serta 2010 . Continue reading

Pengaruh Pelayanan Terhadap Perilaku Konsumen

PENGARUH PELAYANAN TERHADAP PERILAKU KONSUMEN

Pada umumnya semua orang adalah konsumen (pemakai atau pembeli barang atau jasa), karena tidak ada seorang pun yang tidak membutuhkan barang atau jasa dalam kehidupannya. Setiap orang yang pergi ke sebuah toko untuk membeli sebuah produk menginginkan diberikan pelayanan yang memuaskan dan terbaik, baik dengan pelayanan dari segi produk yang mereka inginkan, maupun dari segi penyambutan kepada konsumen yang datang, baik dengan keramahan, senyuman, maupun dari segi kebersihan toko atau tempat berjualan.

Dalam buku yang saya baca, yaitu buku berjudul “Manajemen Pelayanan Umum di Indonesia”, Edisi 1, cetakan ke-6, Pengarang Drs. H.A.S.Moenir, Penerbit Bumi Aksara, Tahun terbit 2002, disebutkan bahwa Fungsi sarana pelayanan yaitu:

  1. Mempercepat proses pelaksanaan pekerjaan, sehingga dapat menghemat waktu.
  2. Meningkatkan produktivitas, baik barang atau jasa.
  3. Kualitas produk yang lebih baik atau tajam.
  4. Ketepatan susunan dan stabilitas ukuran terjamin.
  5. Lebih mudah atau sederhana dalam gerak plakunya.
  6. Menimbulkan rasa kenyamanan bagi orang-orang yang berkepentingan.
  7. Menimbulkan perasaan puas pada orang-orang yang berkepentingan, sehingga dapat mengurangi sifat emosional mereka.

Apabila seorang pembeli atau konsumen tidak dilayani dengan baik, misalnya kita masuk ke dalam sebuah toko sepatu dan kita sedang kebingungan mencari sepatu yang kita inginkan baik model maupun ukuran, tetapi tidak ada satupun pelayan yang menghiraukan kita, ataupun saat kita membayar barang yang telah kita beli, pelayan tidak mengucapkan terima kasih, dan tidak ramah, tentu saja setiap konsumen akan merasa kecewa bahkan marah, sehingga ia tidak akan kembali ketoko tersebut untuk melakukan pembelian berikutnya. Oleh karena itu sebagai seorang penjual atau produsen, hendaknya memberikan pelayanan yang terbaik kepada konsumennya, karena bila seorang konsumen sudah merasa puas dan nyaman terhadap pelayanan yang diberikan, dapat dipastikan bahwa konsumen tersebut akan melakukan pembelian ulang di tempat atau toko yang sama.